KONFIGURASI FTP SERVER MENGGUNAKAN VSFTPD DI DEBIAN 12
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kali ini saya akan membahas mengenai cara mengkonfigurasi Server FTP di Debian 12.
Apa itu FTP Server?
Apa itu FTP Server? FTP Server adalah layanan server yang menjalankan aplikasi atau software saat terjadi proses pertukaran data ke FTP Client.
Saat terjadi proses pertukaran informasi dalam komputer, ada peran penting FTP di situ. Apa yang dimaksud dengan FTP? FTP atau File Transfer Protocol berperan untuk memudahkan proses pertukaran data walaupun dari jarak jauh. FTP dirancang untuk menciptakan sambungan ke server internet tertentu atau komputer. Setelah itu, pengguna bisa melakukan download atau upload data dari dan ke server.
FTP bisa diatur agar menjadi layanan yang memungkinkan untuk digunakan oleh banyak orang. Dengan begitu, semua orang bisa mengakses data dalam suatu komputer dengan mudah. Walaupun memungkinkan semua orang untuk mengakses, namun keamanan FTP terjamin. Hanya klien-klien yang terdaftar dan memiliki izin saja yang bisa mengaksesnya.
PREREQUISITES
1. Server berbasis Debian 12 yang sudah dikonfigurasi menjadi DHCP Server (cara instalasi dapat dilihat disini)
2. Client (Untuk Windows dapat menggunakan Explorer)
3. Niat
Langsung saja ke tutorialnya.
KONFIGURASI PADA SERVER
- Pada bagian Network di VirtualBox, ganti Adapter 1 menjadi Host-Only Adapter dan pada Promiscuous Mode, pilih Allow All.
- Nyalakan server lalu login sebagai root.
- Masukkan perintah apt install vsftpd.
- Untuk mengkonfigurasi vsftpd, masukkan perintah nano /etc/vsftpd.conf. Setelah file tersebut dibuka, cari dan ubah parameter berikut:
listen=NO
local-enable=YES
write-enable=YES
connect_from_port_20=YES
- Lalu save dengan menekan ctrl+o lalu enter, dilanjut ctrl+x.
Note: Untuk segala perintah yang melibatkan user, silakan gunakan user yang dibuat saat instalasi Debian.
- Buat direktori baru untuk FTP dengan memasukkan perintah mkdir /home/namauser/ftp.
- Ubah pemilik direktori dengan memasukkan perintah chown nobody:nogroup /home/namauser/ftp.
- Ubah permission read/write direktori dengan memasukkan perintah chmod a-w /home/namauser/ftp.
Perintah-perintah diatas bertujuan untuk:
1. Membuat direktori ftp pada direktori home user;
2. Menghilangkan pemilik direktori;
3. Menghilangkan kemampuan baca/tulis pada direktori tersebut.
- Buat direktori files didalam direktori ftp dengan memasukkan perintah mkdir /home/namauser/ftp/files.
- Ubah pemilik direktori dengan memasukkan perintah chown namauser:namauser /home/namauser/ftp/files.
Perintah-perintah diatas bertujuan untuk:
1. Membuat direktori files didalam direktori ftp;
2. Mengubah pemilik direktori menjadi user.
- Masukkan perintah systemctl restart vsftp untuk merestart sekaligus mengaplikasikan konfigurasi.
KONFIGURASI PADA CLIENT
- Lakukan konfigurasi IP Address seperti pada artikel ini.
- Buka Explorer, dan pada address bar ketikkan ftp://<ipaddresskalian> (contoh ftp://192.25.19.26)
- Akan terbuka window untuk login berisi kolom user name dan password. Silakan isi dengan username dan password dari user yang telah dibuat di Debian.
- Jika berhasil maka akan terlihat direktori bernama ftp.
.png)








.png)


.png)
Comments
Post a Comment